oleh

Pembangunan BTS Dekat SDN 2 Harapan Karya Pandeglang Mengancam Keselamatan Siswa, Ketua Karang Taruna Pagelaran Angkat Bicara

-Daerah-120 Dilihat

PANDEGLANG – Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) yang berdekatan dengan gedung SDN 2 Harapan Karya, Kecamatan Pagelaran, Pandeglang Banten. Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Perkominfo) No. 02/2008.ketua karang taruna kecamatan pagelaran Iding Gunadi turtusi angkat bicara.

Salah satu resiko utama dari keberadaan BTS adalah potensi robohnya menara tersebut. Meskipun konstruksi BTS sudah mengikuti standar keamanan, ancaman bencana alam seperti angin kencang atau gempa bumi tetap tidak bisa diabaikan.

“Jika menara ini roboh, dampaknya akan sangat berbahaya bagi gedung sekolah dan anak-anak yang belajar di sana,” ujarnya Iding.

Potensi kerusakan fisik dan cedera serius pada siswa menjadi alasan utama untuk mempertimbangkan ulang lokasi pembangunan BTS ini.
Dirinya juga menyoroti bahaya sengatan listrik dari instalasi BTS yang bertegangan tinggi.

Bacaan Lainnya  Ma'aruf Amin : Kresek Tangerang Adalah Kampung Santri 

“Anak-anak yang bermain di sekitar area sekolah sangat rentan terhadap bahaya ini jika terjadi kebocoran listrik atau kegagalan sistem,” jelasnya.

Meskipun Perkominfo No. 02/2008 mengharuskan semua instalasi listrik memenuhi standar keamanan, resiko tersebut tetap ada dan tidak boleh diabaikan.
Risiko kebakaran yang bisa dipicu oleh korsleting listrik di dalam shelter BTS juga menjadi perhatian, Rabu(29/05/2024)

“Dirinya mengungkapkan,Kebakaran ini bisa dengan cepat menyebar ke bangunan sekitar, termasuk gedung sekolah yang penuh dengan anak-anak,”.

Tak hanya menimbulkan kerugian material tetapi juga risiko besar terhadap nyawa siswa dan guru.
Meskipun menara BTS dilengkapi dengan penangkal petir, keberadaannya tetap menambah risiko sambaran petir.

“Menara tinggi sering menjadi target utama saat terjadi badai petir,” katanya.

Sambaran petir bisa menyebabkan kerusakan serius dan menimbulkan rasa takut yang mengganggu kenyamanan siswa dan staf sekolah.
Iding Gunadi Turtusi mendesak pihak terkait seperti Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP )  untuk meninjau kembali pembangunan BTS di dekat SDN 2 Harapan Karya.

Bacaan Lainnya  Wujudkan TNI AU Ampuh, Kasau Berikan Pengarahan Kepada Prajurit TNI AU Wilayah Makassar

“Resiko-resiko seperti potensi roboh, sengatan listrik, kebakaran, dan sambaran petir sangat mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan siswa serta warga sekitar,” tegasnya.

Dirinya menekankan bahwa keselamatan dan kesejahteraan anak-anak harus menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan terkait infrastruktur telekomunikasi. Oleh karena itu, ia sangat menyarankan agar lokasi pembangunan BTS dipindahkan ke area yang lebih aman dan jauh dari lingkungan sekolah serta pemukiman warga.Tukas ketua karang taruna kecamatan pagelaran.///(Dedi-iwan)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *